[Random Thought] Curhatan Anak Rantau

Sebenarnya pindah bekerja ke Jakarta dari tempat asalku (Bandung) bisa disebut merantau juga atau tidak, ya?

Soalnya bisa saja sih seminggu sekali aku pulang. Tapi macetnya jalanan dan keterbatasan ongkos membuatku nggak bisa pulang seminggu sekali. Paling dua minggu sekali kalau weekend tidak ada kerjaan. Kalau sibuk bisa sebulan sekali.

Sebenarnya aku sudah tinggal di Jakarta selama dua tahun. Awalnya aku ke Jakarta karena dari dulu aku ingin merantau dan hidup mandiri. Aku menikmati masa-masa kemandirianku ini (ceilah). Apalagi pacarku juga berada di Jakarta. Tapi karena sama-sama bekerja dan sibuk, kami cuma bisa bertemu seminggu sekali. Dan karena kesibukan pacarku yang melebihi sibuknya para artis, sehari-hari pun kami jarang mengobrol. Hanya satu kabar melalui BBM atau Line setiap pagi dan saat pulang kantor.

Sebagai anak rantau yang tinggal sendirian di kos-kosan, tentu aku merasa kesepian. Lebih terasa lagi saat hari libur dan pacarku nggak ada, aku hanya diam di kosan dan masak-masakan yang cuma aku makan sendiri. Terkadang aku punya keinginan untuk memasak untuk suami dan anak-anakku. Hahaha…

Tapi untungnya aku punya hobi menulis yang bisa sedikit mengobati kesepianku. Dan aku juga punya teman-teman baik yang mau dijadikan ‘tempat sampah’ jika aku butuh tempat untuk bercerita. Aku juga bersyukur diberi pekerjaan yang sesuai dengan passionku, selain itu bosku juga baik sekali.

Jadi, begitulah tulisan ini dibuat. Karena saat ini aku sedang merasa kesepian. Hahahaha… Ada yang mengalaminya juga?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s