Teh Hijau (Green Tea)

Halo halo… Sudah lama sekali nih aku nggak nulis sesuatu di blog ini (bersihin debu dan sarang laba-laba). Sebenarnya banyak banget sih materi yang ingin aku tulis, mulai dari inspirasi fashion, info-info bermanfaat, review produk make up, sampai resensi buku. Tapi maafkan, gegara jadwal yang padat (sok sibuk) aku nggak sempat menuangkannya dalam blog ini. >,< (bad writer)
Tapi untuk sekarang, aku mau nulis tentang teh hijau dulu, ya…

Tahu teh hijau atau green tea, kan? Aku lagi getol banget, nih, minum teh hijau. Gara-garanya kepengen menurunkan berat badan yang semenjak bekerja di perusahaan pay TV, menanjak naik dengan tinggi. T_T
Teh hijau telah lama dikenal sebagai pengganti minuman seperti kopi dll, yang lebih sehat karena rendah kandungan kafein dan mengandung antioksidan alami yang sangat kuat yang disebut dengan polifenol. Antioksidan jenis ini tidak hanya membantu menyehatkan tubuh, kulit, dan rambut, tetapi juga membantu menghambat pertumbuhan sel kanker.
Teh hijau juga merupakan pilihan yang sehat karena cara itu diproses. Teh hijau berasal dari daun tanaman Camellia sinensis yang hanya dikukus, sehingga mencegah hilangnya kandungan katekin. Sedangkan teh hitam atau teh oolong dibuat dari daun yang difermentasi, sehingga menyebabkan hilangnya senyawa anti oksidan.
Selain bermanfaat untuk menurunkan berat badan, teh hijau juga bemanfaat untuk menyegarkan napas, mengurangi kolesterol, menyehatkan kulit, mengurangi reaksi alergi, menyehatkan rambut, dan lain-lain.
Tapi ternyata, menyeduh teh hijau nggak bisa sembarangan, lho. Teh itu paling baik diseduh dengan air bersuhu 70 derajat Celsius. Teh yang diseduh menggunakan air panas 100 derajat Celsius itu rasanya pasti pahit. Tapi kalau 70 derajat Celsius tidak akan. Dan untuk memastikan suhunya, Anda tidak perlu repot hingga menggunakan termometer suhu. Caranya mudah, tuang air ke cangkir keramik. Kalau kita pegang cangkirnya masih panas sekali dan Anda tak sanggup memegangnya berarti itu di atas 90 derajat Celsius. Tapi kalau ketika menuangkan air ke cangkir kemudian cangkirnya sudah bisa kita pegang, itu sudah 70 derajat Celsius. Saat itulah kita bisa memasukkan teh ke dalamnya.

Berbagai sumber.

Advertisements

One thought on “Teh Hijau (Green Tea)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s