Resensi Novel : Bellamore by Karla M. Nashar

Judul: Bellamore (A Beautiful Love to Remember)
Penulis: Karla M. Nashar
Jumlah Halamanan: 264 hlm
Ukuran: 13 x 19 cm
Harga: Rp 42.000
ISBN: 979-22-2974-4

Sinopsis
“but what do you do if you get horny?”
Demi Zeus dan para dewa Yunani lainnya ! What is it with this man?!
Pria dihadapanku ini, yg kukenal belum sampai sebulan, bukan pacarku, bukan sahabatku, tidak juga punya hubungan darah apapun dgnku, hanya rekan bisnis, tapi ingin tahu apa yg kulakukan jika libidoku sedang naik?!
He’s got to be kidding me !!

Awalnya nama Fabian Ferdinata bagiku sama artinya dgn kejengkelan tak berujung. Pria italia itu sangat tahu bagaimana membuat sarafku menegang cepat & membuat setiap percakapan kami berakhir dgn kemarahan dipihakku. Namun yg paling menyebalkan adalah, Fabian sangat tahu bagaimana membuatku tampak seperti alien karena diusia yg sudah 27 thn ini, aku memutuskan untuk tetap mempertahankan virginity-ku. Sesuatu yg menurutnya sangat absurd untk wanita seperti aku.
Setidaknya begitulah. Sampai akhirnya waktu memisahkan & mempertemukan kami lagi pada suatu pagi yg beku di Time Square. Namun seiring musim berganti diNew York, aku harus menghadapi kenyataan mengejutkan tentang Fabian. Dan perasaanku sendiri terhadapnya.

Resensi:
Dari dulu ragu mau baca buku ini karena dari covernya yang bergambar cupid dengan nuansa putih-pink yang manis dan simple, mencerminkan novel yang manis dan over-romantic.
Tapi waktu nggak sengaja nyari-nyari bahan bacaan untuk inspirasi novel baruku, aku ngaduk-ngaduk web Yes24 Indonesia dan aku menemukan buku Metropop dari Gramedia Pustaka Utama yang berjudul Metropop. Lagi, aku sangsi sama covernya, karena aku agak malas membaca novel yang over-romantic jadi aku mengkliknya dengan malas. Tetapi saat membaca sinopsisnya aku berpikir buku ini cukup menarik.

Aku memutuskan membeli buku ini dan membacanya.
Dan waw fantastic baby, buku ini membuatku tidak bisa berhenti membaca hingga selesai. Alur cerita yang mengalir membuatku ingin terus mengikuti buku ini sampai selesai.
Buku ini menceritakan seorang wanita bernama Lana yang memiliki rekan kerja yang berasal dari Italia. si Italiano ini bernama Fabian. Fabian selalu membuat Lana kesal dengan pertanyaan-pertanyaan yang membuat Lana memutar otak dan panas dingin untuk menjawabnya. Lana yang sadar betapa menariknya Fabian memutuskan untuk membangun benteng setinggi mungkin diantara mereka agar tidak jatuh dalam pesona Fabian, karena menurut Lana, Fabian adalah lelaki yang tidak pernah lepas dari seks jika berhubungan dengan wanita. Dan itu tidak sejalan dengan prinsip Lana yang juga tidak dimengerti oleh Fabian.

Fabian selalu mempertanyakan prinsip Lana ini. Lana yang masih virgin hingga usia dua puluh delapan dan selalu memutuskan lelaki yang saat berpacaran dengannya meminta hubungan lebih dari sekedar ciuman alias seks, tetapi tanpa berkeinginan menikahi Lana. Menurut Fabian, Lana adalah wanita aneh. Dan hal itu tak henti-hentinya Fabian tanyakan pada Lana hingga membuat Lana sebal dan selalu bersikap memusuhi Fabian.

Tetapi suatu ketika Fabian dipindahkan dari kantor di Indonesia kembali ke kantor pusat di Italia tanpa pamit pada Lana. Lana yang mengira akan tenang tanpa Fabian ternyata merasa kesepian.

Well, dapat ditebak kemudian Lana sadar bahwa dia mencintai Fabian. Dan Fabian pun memang menyukai Lana sejak mereka bekerja bersama. Aku menebak ending dari novel ini pastilah bahagia dengan Lana menikah dengan Fabian.
Tetapi yang Karla suguhkan dalam novel ini ternyata berbeda dari dugaanku.

Selain cukup menghibur, buku ini juga memiliki pesan-pesan moral yang disampaikan cukup baik hingga tidak terkesan menggurui. Pesan yang ingin disampaikan penulis dalam buku ini adalah : NO SEX BEFORE MARRIED. Dan Karla berhasil menyampaikannya dengan cara yang menarik. Pesan lain yang ingin disampaikan Karla adalah bahwa cinta adalah ikhlas untuk membuat orang yang kita cintai selalu bahagia meskipun tidak bersama kita, dan cinta sejati tidak akan pernah kita lupakan meskipun kita sudah mencintai orang lain meskipun dengan kadar yang lebih besar.
Ending cerita yang tidak disangka juga memberikan nilai lebih dari novel ini. Cerita yang manis, romantis namun tidak berlebihan membuat novel ini layak untuk direkomendasikan untuk dibaca, dan juga karena pesan moral yang terkandung dalam novel ini memang sangat bagus.

Selamat membaca ^^

Advertisements

3 thoughts on “Resensi Novel : Bellamore by Karla M. Nashar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s