Salsabeela and The God of War

Hai, ini adalah sebuah prolog yang aku buat untuk ikut serta dalam Writing competition yang diadakan @salsabeelashop by Ollie. Judulnya adalah Salsabeela and The God of War. Yeah, this is a prologue and i wish it will be my next novel! Check it out!

* * *

Suara mesin mazda RX8 berwarna putih yang berada ditepi garis start yang digambar dengan pilox putih, menderu dengan keras. Sang pengemudi menekan gas pendek-pendek memberi efek galak. Seorang gadis berpakaian rok jeans mini yang dipadu dengan tank top dan jaket jeans berdiri dua meter didepan garis start, diantara dua mobil yang menanti balapan liar ini dimulai. Pengendara mazda RX8 yang dicat berwarna hitam dengan beberapa emblem berwarna ungu tak kalah garang menderu-derukan mesin mobil. Adrenalin kedua pengendara mobil dengan tipe yang sama tersebut bergelora. Tak sabar si gadis berjaket jeans tersebut menjatuhkan sapu tangan menandakan balapan dimulai.

Si gadis berjaket jeans melambai-lambaikan sapu tangannya kekanan, kekiri, kemudian ia melemparkan sapu tangannya keudara menandakan balapan dimulai. Kedua pengendara mazda RX8 tersebut menekan pedal gas sedalam mungkin agar mobil dapat melaju sekencang mungkin. Balapan trek lurus yang berjarak 3 kilometer diselesaikan hanya dalam waktu 3 menit kurang dua, dan yang mencapai garis finish duluan ialah sang mazda RX8 putih.

Penonton beriringan menghampiri RX8 putih yang telah diparkir ditempat kosong diantara mobil teman-temannya. Pintu mobil terbuka dan seorang perempuan melompat turun dengan senyum puas mengembang diwajah cantiknya. Rambut berwarna cokelat gelap sebahu yang baru didapatnya dari salon langganan berkibar diterpa angin yang cukup kencang, membuat sedikit menutupi wajah latinonya.

“ Salsabeela!” Martin, seorang lelaki berkulit putih, bertubuh atletis dan memiliki brewok agak tebal melebarkan tangan yang kemudian diletakkan dibahu cewek berwajah latin itu. “ You are the best! Gue tahu elo pasti yang bakal bikin gue menang taruhan lagi!”

Salsabeela atau yang biasa dipanggil Salsa terkekeh penuh bangga. “ Seperti kesepakatan kita, gue yang menangin balapan, lo yang traktir gue!”

Martin menghela napas, pura-pura keberatan. “ Alright. What do you wanna buy, baby?”

Salsa terdiam. Pura-pura memikirkan apa yang ingin sahabatnya itu belikan untuknya, padahal ia telah memikirkan sebelumnya. “ Ada sepatu Louboutin yang lagi gue pengen banget nih, Tin… Boleh?”
Martin tersenyum lebar, “ Anything for you, babe!”

Tak jauh dari kesenangan yang dirasakan Salsabeela dan teman-temannya, seorang cowok yang berdiri sambil bersandar pada mobil hitam-ungunya menatap tajam pada Salsa. Pandangan cowok itu tidak penuh benci karena telah dikalahkan dalam balapan. Tidak. Egonya pun sama sekali tidak terusik karena dikalahkan seorang cewek, meskipun beberapa orang yang kecewa telah kalah taruhan menghinanya mengatakan culun, banci, cemen, dan sebagainya. Ia memandang Salsa dengan pandangan teduh dan tersunggih senyum tipis dibibirnya.

” Akhirnya aku menemukan orang yang tepat,” gumamnya penuh rasa puas.

Rupanya Salsa merasakan seseorang memperhatikannya dengan lekat, sehingga tanpa sadar ia pun menolehkan kepalanya kearah mobil hitam-ungu, namun ia tidak menemukan seorang pun yang sedang memperhatikannya. Salsa jadi penasaran, siapakah orang yang tadi menantangnya untuk balapan? Dari awal ia tidak melihat wajah lawannya. Salsa ditawari untuk balapan oleh Martin.

“ Tin, tadi yang nantangin gue balapan siapa sih? Kok gue nggak lihat mukanya sama sekali?” tanya Salsa ketika Martin mendorong tubuhnya pelan untuk beranjak dari keramaian.
“ Gue nggak tahu. Dia nelepon gue bilang mau nantangin Salsabeela balapan. Pas gue tanya siapa dia, dia Cuma jawab ‘gue yang naik mobil hitam-ungu’. Gitu…” jawab Martin.
Salsa tercenung. Rasa penasarannya terusik. Namun ia tidak ingin ambil pusing, toh ia sudah memenangkan balapan ini. Dan yang paling penting ia bisa mendapatkan sepatu Christian Louboutin yang sudah diidam-idamkan selama satu minggu ini.

* * *

Hai mbak Ollie, congratz yaaa atas launchingnya Salsabeelas Shop. Koleksinya bagus-bagus banget! Sayang badanku pendek, jadi nggak bisa pakai Metaphor Hareem nya… Padahal aku suka banget! Banget! *Nangis sambil gali tanah*
My petite-curvy body:

Metaphor Hareem yang kepengen banget bisa pake:
http://salsabeelashop.com/products-page/pants/salsabeela-hareem-pants/

I love this hareem pants!

Advertisements

2 thoughts on “Salsabeela and The God of War

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s