Menulis Yuk!

Kemarin, Sabtu tanggal 5 Februari 2011 saya ikut kursus nulis yang diadain oleh Indscript Creative.
Dan yang memberi materi adalah sang pemilik indscript sendiri, yaitu ibu Indari Mastuti.
Kursus singkat ini memberi saya pengetahuan baru tentang menulis sebuah buku.
Ternyata menulis itu memang nggak sulit, gampang malah. Siapa sih yang nggak pernah menulis?
Hayo ngacung, waktu SD siapa yang suka tuker-tukeran buku diary?
Pasti banyak. Hehehe… Saya juga ikutan ngacung ah…

Pada zaman sekarang ini, orang yang ingin menjadi penulis itu banyak. Banyak banget malah. Karena profesi menulis sekarang memang profesi yang menjanjikan dan dapat dilakukan siapa saja. Mulai dari anak-anak, remaja sampai orang dewasa. Ibu rumah tangga pun bisa.
ASALKAN mau meluangkan waktu untuk terus menulis. Itu aja sih syaratnya. Yaiyalah, kalo nggak mau menulis lalu gimana mau jadi penulis?-,-

Pertanyaan yang sering muncul adalah:
1. Benarkah saya mampu?
2. Bagaimana memulainya?
3. Kapan saya akan memulainya?
4. Dimana saya bisa belajar tentang dunia penulisan?
5. Kenapa ada begitu banyak hambatan saat menulis jika semua orang bisa menjadi penulis?

Harus Anda catat bahwa menjadi penulis itu bukan proses yang instan, tapi butuh proses yang intens!

Jadi bukan karena Anda ikut berbagai pelatihan/workshop/kursus menulis Anda bisa jadi penulis tetapi karena Anda mau melalui proses menjadi penulislah yang membuat Anda bisa jadi penulis!

Ada penulis yang mengatakan: “Aku tidak mungkin menunggu sempurna dulu untuk menulis.” -Triani Retno-

Jadi, jangan pernah ragu untuk meniru penulis lain, karena setap seiman yang tengah mengasah keterampilannya membutuhkan model. Pada akhirnya, kita akan menemukan gaya kita sendiri dan meninggalkan kulit penulis yang kita tiru. -Wilian Sinzsser-
DAN SAYA SEPAKAT DENGAN PROSES MENIRU INI.

Nah, proses menulis dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu:
1.Mengumpulkan ide
Ide datang bisa darimana saja. Bisa dari saat kita membaca, dari aktifitas keseharian kita, curhat sahabat atau tiba-tiba datang kayak saya mendapatkan ide untuk novel selanjutnya yang saya dapatkan ketika bengong saat Pup. Hehehe… Setelah ide datang cepat tangkap! Bisa dengan mencatatnya dibuku catatan atau diponsel kita. Maka wajib hukumnya untuk penulis membawa-bawa kertas dan pulpen kemanapun pergi.

2.Mengembangkan ide
Nah, setelah ide datang dan ditangkap, langsung deh kembangkan idenya dan tulis menjadi sebuah sinopsis dari cerita yang akan kita tulis.

3.Membuat kerangka tulisan
Nah sebelum menumpahkan ide dalam sebuah cerpen/puisi/novel ada baiknya membuat kerangka tulisan. Ini berfungsi agar kita nggak stuck ditengah-tengah tulisan dan membuat tulisan kita ngalor-ngidul nggak sesuai judul yang kita maksud.

4.Mencicil menulis
Cicillah menulis. Luangkan waktu untuk menulis. Bisa setengah jam, satu jam atau dua jam disela-sela kesibukan. Bisa diwaktu subuh ketika semua orang belum bangun dan aktifitas belum dimulai, bisa dimalam hari sebelum tidur, bisa ketika menunggu bus atau ketika naik kendaraan(asal jangan sambil nyetir! ehehe)

5.Mencari referensi
Referensi didapat dari membaca. Jika kita membuat novel, banyak-banyak baca buku novel. Jika membuat cerpen, banyak-banyak baca cerpen. Jika membuat buku psikologi, banyak-banyak baca buku psikologi.

6.Diskusi
Ini yang penting. Diskusi dimaksudkan untuk mengetahui apa yang kurang dari tulisan kita hingga kita tahu apa yang harus kita tambahkan. Jangan malu atau takut dicerca dan diejek. Karena proses diskusi mematangkan proses diri kita untuk menjadi penulis.

Tapi ingat, nggak perlu kebut nulis sampai otak cenat-cenut tapi proses menulis yang dilakukan secara terus menerus dengan MENCICIL TULISAN.
Pertanyaannya adalah:
1. Apakah harus dari bab pertama? Atau runut? TIDAK.
2. Apakah harus bagus? TIDAK.
3. Apakah harus selesai dengan cepat? TIDAK.
Karena ang penting adalah kita terus menulis, berlatih hingga lama-lama tulisan kita menjadi bagus. Teruslah menulis dan NIKMATI PROSESNYA!

Sekian post tentang menulis dari saya. Semoga bermanfaat dan ayo mulai menulis! ^^

Advertisements

One thought on “Menulis Yuk!

  1. Pingback: Tweets that mention Menulis Yuk! | renataaprianti -- Topsy.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s